SMK MANDIRI 2 BALARAJA Juara Membuat Film Pendek

POSTED ON May 31st  - POSTED IN news, SMK02

SMK MANDIRI 2 BALARAJA

Juara Membuat Film Pendek

BALARAJA—Siswa SMK Man-diri 2 Balaraja, meraih juara ketiga lomba membuat film pendek atau short movie di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabu-paten Tangerang. Film pendek karya Linda Nur sudradara, Santika dan M Adit kameramen yang diberi judul Story of Ratna, menceritakan tentang kisah nyata seorang alumni SMK Mandiri 2 Balaraja.

Meski siswa tersebut secara ekonomi dibawah rata-rata siswa lainnya, serta jarak tem-puh rumah ke sekolah cukup jauh. Namun siswa ini begitu semangat menimba ilmu di SMK Mandiri 2 Balaraja demi mengejar cita-citanya menjadi seorang guru. Untuk mencukupi biaya sekolah, akhirnya ia datang ke sekolah sambil jualan makan ringan.

Film pendek berdurasi lima menit ini dinilai juri memiliki keunggulan dalam penyutra-daraan, gambar dan materi cerita. Sehingga dewan juri yang dikomandoi artis tahun 1970 Pong Harjatmo, menobatkan siswa SMK Mandiri 2 Balaraja juara tiga lomba film pendek. Ajang lomba tahunan yang diikuti SMK Global Insan, SMK PGRI Balaraja, SMK Bina AmMa’mur, SMK Mandiri 2 Balaraja, SMKN 2 Kabupaten Tangerang, SMKN 3 Kabupaten Tangerang, SMKN 4 Kabupaten Tangerang dan juga SMKN 5 Kabupaten Tangerang dinilai secara keseluruhan memiliki kualitas. Sehingga dewan juri merasa kesulitan untuk menentukan juaranya. “Secara keseluruhan karya peserta FLS2N kategori film pendek SMK tingkat Kabupaten Tangerang sudah bagus. Baik keunggulan dalam penyutra-daraan, gambar dan materi cerita,” terang Pong Harjatmo, yang ditemui saat melakukan penilaian, kemarin.

Sementara itu, Kepala SMK Mandiri 2 Balaraja Dedi Afandi, merasa bangga dengan torehan prestasi anak didiknya. Meski siswa SMK Mandiri 2 Balaraja belum meraih juara satu, tentu-nya prestasi yang sudah diraih sekarang menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi kedepannya. “Alhamdulillah, ini prestasi kedua kami setelah mengikuti lomba film pendek di Kabupaten Tangerang maupun di Provinsi Banten,” ucap Dedi, sambil memperlihatkan tropi yang diraih anak didiknya. Dedi berharap, jangan merasa puas dengan apa yang sudah diraih. Tentunya target tembus meraih juara satu pada tahun yang akan datang harus diku-mandangkan mulai saat ini. Jika tidak, maka prestasi SMK Mandiri 2 Balaraja jalan di tempat. (mas)

BKK SMK MANDIRI 02 BALARAJA Diincar Banyak Perusahaan Besar

POSTED ON May 30th  - POSTED IN news, SMK02

BKK SMK MANDIRI 02 BALARAJA

Diincar Banyak Perusahaan Besar

BALARAJA—Sebuah terobosan besar yang dilakukan SMK Mandiri 02 Balaraja, Kabupaten Tangerang untuk memberdayakan para siswa patut mendapat apresiasi. Sekolah dibawah naungan Yayasan Pendidikan Mandiri (Yaspendri) 79 bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang membuat bursa kerja khusus (BKK). BKK mempersiapkan secara khusus siswanya untuk siap kerja. Tak hanya mempersiapkan sumber daya manusia, mereka juga mempersiapkan mental para siswa sebelum bekerja diberbagai perusahaan
ternama di Tangerang. Ketua BKK SMK Mandiri 02 Balaraja Anita Rosdwiyarti mengatakan, bursa kerja khusus
sebuah lembaga yang dibentuk SMK Mandiri 02 Balaraja, sebagai unit pelaksana yang memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja khusus bagi siswa maupun alumni SMK Mandiri 02 Balaraja.

Menurut Anita, berbagai perusahaan seperti PT. Mitsubha Indonesia sudah menggelar rekrutmen kepada siswa. Tak hanya perusahaan tersebut, Perusahaan Ramayana Dept Strore Cikupa, PT. Indonesia Nippon Seiki, PT. Nippon Indosari Corporindo sudah mengadakan rekrutmen. “Untuk PT. Mitsubha Indonesia meminta 11 siswi, Ramayana Dept Strore Cikupa meminta 30 siswi, PT. Indonesia Nippon Seiki meminta 30 siswi, serta PT. Nippon Indosari Corporindo meminta 30 siswa,” terang Anita.

Sementara itu, Kepala SMK Mandiri 02 Balaraja Dedi Afandi, membenarkan jika siswa maupun alumni SMK Mandiri 02 Balaraja benar-benar diincar banyak perusahaan besar di Tangerang, Serang, Jakarat maupun Kawasan Industri Cikarang. Kata Dedi, untuk memenuhi keinginan perusahaan tersebut ia harus menanamkan mental bekerja kepada siswanya. Untuk itu, tidak hanya pembelajaran secara akademik yang ia berikan kepada siswa, justru pembelajaran tentang dunia industri yang lebih dititik beratkan kepada seluruh siswa SMK Mandiri 02 Balaraja. “Keinginan perusahaan tenagakerja siap pakai sudah kami siapkan, meskipun siswa kami belum pernah bekerja di perusahaan. Sistem pembelajaran yang digunakan SMK Mandiri 02 Balaraja membuat siswa menjadi rebutan berbagai perusahaan,” tegas Dedi. (mas)

 

Siswa SMK Mandiri 02 Balaraja, Kabupaten Tangerang mengikuti ujian dengan menggunakan android.

POSTED ON May 30th  - POSTED IN news, SMA, SMK01, SMK02

TANGERANG CERDAS

UJIAN GUNAKAN ANDROID: Siswa SMK Mandiri 02 Balaraja, Kabupaten Tangerang mengikuti ujian dengan menggunakan android.

BALARAJA—Pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Man- diri berbeda jika dibandingkan sekolah lain. Di Sekolah Mandiri, yang menaungi SMA Mandiri 01 Balaraja, SMK Mandiri 01 Panongan dan SMK Mandiri 02 Balaraja mereka menggunakan sistem belajar dengan menggunakan android. Tak tanggung-tanggung, Sekolah Mandiri untuk mendukung dan melengkapi pembelajaran para siswa melalui program Prime Mobile.

Melalui Prime Mobile, siswa bisa belajar tanpa batas waktu dan tempat dengan cara kekinian dan memanfaatkan media gadget. Hadirnya Prime Mobile juga sebagai pionir Bimbel yang memberikan layanan 24 jam kepada para siswa. ”Siswa bisa menikmati layanan belajar 24 jam nonstop, tapi mereka bisa setiap saat belajar melalui prime mobile,” ujar Sweet Luvianto, Direktur Prime Mobile, yang ditemui di Sekolah Mandiri Balaraja, kemarin. Sweet Luvianto yang biasa disapa Lulu memaparkan, bisa menjadi Lembaga Pendidikan yang mampu berperan aktif dalam mencerdaskan bangsa dengan cara yang lebih cepat dan selaras dengan perkembangan teknologi saat ini dan ke depan. Bahkan kata Lulu, tidak hanya Sekolah Mandiri yang sudah menggunakan Prime Mobile, Sekolah Al Azhar Jakarta dan sekolah favorit lainnya sudah banyak menggunakan Prime Mobile. Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Mandiri (Yaspendri) 79 Kuspriyanto menjelaskan, banyak manfaat yang bisa di- rasakan siswa Sekolah Mandiri saat menggunakan sistem pembelajaran dengan menggunakan Prime Mobile. Kata Kuspriyanto, sejak enam bulan terakhir sekolah binaannya sudah bekerja sama dengan Prime Mobile.

Lebih lanjut Kuspriyanto memaparkan, proses pembelajaran di Sekolah Mandiri sudah menggunakan android. Siswa mengerjakan tugas maupun ujian hanya dengan menggunakan android, bahkan nilai ulangan bisa siswa langsung dilihat hasilnya. Tak hanya itu, orangtuapun bisa mengetahui hasil nilai anaknya di sekolah.
“Guru tidak lagi mengoreksi hasil ulangan, karena sistem Prime Mobile sudah langsung mengoreksi jawaban siswa,”
terang Kuspriyanto. Kuspriyanto menjelaskan, Prime Mobile juga mampu menganalisis kemampuan siswa dalam mata pelajaran. Bakan mampu merekomendasikan untuk meneruskan ke perguruan
tinggi mana, tentunya sesuai dengan nilai yang diraih siswa. “Anak-anak belajar tambah tertantang dengan menggunakan sistem Prime Mobile, karena proses pembelajarannya berbeda dengan biasanya,” tegas Kuspriyanto. ”Salah satu kekuatan Prime Mobile adalah konten yang dipersiapkan sesuai
dengan kurikulum,” tambahnya. (mas)

Sekolah Mandiri Menjadi Sorotan Media Lokal Maupun Nasional

POSTED ON May 24th  - POSTED IN news, SMK02

 

Sekolah Mandiri Menjadi Sorotan Media Lokal Maupun Nasional

Dalam membangun pendidikan, perlu adanya upaya upaya perubahan dari yang kecil maupun yang besar. karena kita sadar bahwa pendidikan adalah masa depan bangsa ini. dalam segala upaya dalam membangun karakter, Sekolah Mandiri telah banyak melakukan perubahan seperti mencari generasi unggul untuk diberikan beasiswa 100% yang di liput langsung oleh media lokal Tangerang Ekspres.

sistem belajar di sekolah mandiri juga menggunakan aplikasi Prime Mobile, jadi lebih praktis dan hemat biaya. sehingga tak banyak memerlukan kertas untuk soal ujian dan materi belajar sudah ada di dalam aplikasi tersebut.

Prestasi di bidang non akademikpun sekolah mandiri selalu unggul, karena di sekolah mandiri di lengkapi dengan berbagai macam fasilitas salah satunya adalah Studio Televisi. sehingga siswa dan siswi sekolah mandiri mampu bersaing. tak hanya itu di setiap penyelenggaraan perlombaan tingkat nasionalpun sekolah mandiri sering di tunjuk sebagai tuan rumah dengan alasan fasilitas yang lengkap di sekolah mandiri.

dengan unggulnya prestasi siswa dan siswi sekolah mandiri, beberapa perusahaanpun bersegera mencari bibit tenaga kerja baru untuk bekerja di perusahaan nya di sekolah mandiri.

tak hanya itu saja, siswa mandiri yang tertib dan patuh terhadap peraturan juga mampu menjadi sorotan media Nasional

Antara Nasi Dan Literasi

POSTED ON March 24th  - POSTED IN SMA

Antara Nasi Dan Literasi

 

Bangsa kita konon katanya berada pada peringkat negara dengan sebutan masyarakat kategori tuna literasi. Menurut data World’s Most Literate Nations, yang disusun oleh Central Connecticut State University tahun 2016, peringkat literasi kita berada di posisi kedua terbawah dari 61 negara yang diteliti! Indonesia hanya lebih baik dari Bostwana, negara di kawasan selatan Afrika.

Fakta diatas didasarkan pada studi deskriptif dengan menguji sejumlah aspek. Antara lain, mencakup lima kategori, yaitu, perpustakaan, koran, input sistem pendidikan, output sistem pendidikan, dan ketersediaan komputer (Femina, 26/04/16). Bila fakta diatas menjelaskan realitas objektif bangsa kita tuna baca maka butuh perjuangan panjang membangun bangsa ini.

Bila budaya literasi rendah maka akan berdampak terhadap kemajuan kolektif bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa pembelajar. Bangsa pembelajar identik dengan bangsa yang literasinya baik. Kita lihat ada sepuluh negara dengan literasi terbaik versi World’s Most Literate Nations, yang disusun oleh Central Connecticut State University tahun 2016, diantaranya adalah : 1) Finlandia, 2) Norwegia, 3) Islandia, 4) Denmark, 5) Swedia, 6) Swiss, 7) Amerika Serikat, 8) Jerman, 9) Latvia dan 10) Belanda.

Mengenali Belanda sebagai peringkat sepuluh ternyata memiliki keistimewaan dalam hal menurunnya kriminalitas. Saya hanya menjelaskan sisi lain dari sebuah negara dengan literasi terbaik. Ternyata ada hal baik yang terlahir dari publik Belanda langsung atau tidak mungkin berkorelasi dengan budaya literasi. Budaya literasi yang baik akan menggiring suatu bangsa memahami sesuatu, mencoba menaati sesuatu dan membudayakan hal-hal baik yang diketahuinya. Bangsa dengan literasi tinggi dimungkinkan lebih beretika dan memahami peran dirinya sebagai sebuah warga negara.

Belanda sebuah negara yang pernah menjajah negara kita mengalami “krisis kejahatan” karena jumlah kriminalitas di negeri ini terus menurun. Dampaknya sekitar lima penjara akan ditutup, ini akan mengancam PHK bagi pegawai sipir penjara. Sisi lain kejahatan menurun adalah baik namun sisi lainnya pekerja di Serikat Pegawai Penjara (FNV) sekitar 1.900 karyawan lembaga pemasyarakatan akan kehilangan pekerjaan.

Berbeda dengan di kita, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendapat keluhan dari 200 kepala lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia mengenai penuh sesaknya lapas yang mereka tangani. Ini anomali atau abnormali? Indonesia yang pernah dijajah Belanda harus belajar banyak pada Belanda bagaimana mengelola negara dengan benar. Belanda tingkat literasinya unggul sementara Indonesia tingkat literasinya tuna.

Dua realitas berbeda Belanda literasinya unggul dan kriminalitasnya menurun. Indonesia literasinya tuna dan kriminalitas naik. Ini sebuah pembelajarn bagi kita negara dengan budaya literasi baik melahirkan banyak hal baik. Diantaranya menurunnya kriminalitas. Dikita makan nasi lebih utama dibanding makan informasi. Bukan sarana perpustakaan yang lengkap melainkan saran kuliner yang lengkap. Nasi atau literasi yang ada dalam benak kolektif bangsa kita? Pastinya nasi.

Bisa jadi rumah makan atau kulineran jauh lebih menggoda dibanding masuk perpustakaan membaca dan menulis. Bila dihadapan kita ada nasi dan buku maka bangsa kita identik dengan segera mengambil nasi. Bangsa lain mungkin lebih lapar pengetahuan maka segera membaca buku. Makan sambil membaca atau membaca sambil makan adalah lebih baik, dibanding makan sambil bicara dan bicara sambil makan. Dua sifat yang jauh berbeda dan akan menghasilkan kualitas bangsa yang berbeda.

Nasi (makanan) atau literasi (bacaan) yang penting dihadapan manusia? Dihadapan binatang pasti makanan adalah hal menarik untuk memenuhi sisi biologis hewaniahnya. Untuk manusia bacaan atau literasi adalah hal menarik lainnya disamping kebutuhan biologisnya dalam bentuk makanan. Bila bangsa kita sudah memiliki budaya literasi yang unggul dimana literasi identik seperti nasi. Bila literasi menjadi kebutuhan pokok seperti nasi makanan pokok, maka punya harapan bangsa ini akan lebih baik.

Nah darimana kita memulai budaya literasi bagi bangsa kita yang realitasnya hari ini tuna literasi? Tentu jawabannya dimulai dari semua. Tetapi yang efefktif adalah dimulai dari generasi calon penghuni masa depan. Mulai dari anak-anak sejak dini. Peran orangtua di rumah dan guru di sekolah untuk mengenalkan menfaat budaya literasi dan akrab dengan buku. Ibnu Wahyudi, pengamat sastra dan pengajar penulisan kreatif dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Menganjurkan pengenalan buku sejak dini pada anak-anak agar ketika tumbuh dewasa sudah menjadi “aktor” budaya literasi.

Simpulannya generasi kita saat ini masih ramah dengan nasi karena sudah sejak kecil dikenalkan. Namun sisi lain generasi bangsa kita masih “asing” dari buku dan budaya literasi karena sejak kecil tidak dikenalkan oleh orangtua dan gurunya ketika di sekolah. Mungkin baru saat ini kita mengenal GLS (Gerakan Literasi Sekolah) dan PKK (Penguatan Pendidikan Karakter). Walau seperti terlambat mari kita sambut budaya literasi yang akan berdampak pada perbaikan karakter bangsa. Bangsa pembaca adalah bangsa yang tentu akan lebih beradab. Iqra. Iqra. Iqra.

 

Oleh : Keti Amaliah
(Siswi SMA Mandiri Balaraja)

Study Banding Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar ke Sekolah Mandiri

POSTED ON January 23rd  - POSTED IN news, SMA, SMK02, Utama

Study Banding Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar ke Sekolah Mandiri

 

Tepat pada hari senin, tanggal 22 januari 2018. Sekolah Mandiri kedatangab tamu dari pondok pesantren Ikatan Masjid Musola Indonesia Mutahida Putra Makasar. Kedatangan mereka di sambut langsung oleh bapak Dedi Afandi, S.T selaku bapak Kepala Sekolah SMK Mandiri 02 Balaraja dan bapak H. Mohammad Agus Salim, M.I.Kom. selaku bapak Kepala Sekolah SMA Mandiri Balaraja dan juga guru guru serta staff yang bertugas. dan di sambut oleh penampilan warawis Sekolah Mandiri.

Kedatangan mereka ke Sekolah Mandiri Bertujuan Untuk Studi Banding mengenai Software PSEP. bagaimana cara penerapanya, bagaimana kendala kendala yang ada dan juga apa saja manfaat nya jika menggunakan software PSEP ini. dan menurut bapak Hamzah selaku tamu yang datang dari Pondok Pesantren IMMIM Putra Makasar sangat tertarik untuk melihat langsung penerapan PSEP ini, dan juga harapan nya mungkin hampir semua sekolah sama dengan sekolah kami.

Berita Terbaru

  • 31May

    SMK MANDIRI 2 BALARAJA Juara Membuat Film Pendek

    (news, SMK02) No Comments
    SMK MANDIRI 2 BALARAJA Juara Membuat Film Pendek BALARAJA—Siswa SMK Man-diri 2 Balaraja, meraih juara ketiga lomba membuat [...]  Read More →
  • 30May

    BKK SMK MANDIRI 02 BALARAJA Diincar Banyak Perusahaan Besar

    (news, SMK02) No Comments
    BKK SMK MANDIRI 02 BALARAJA Diincar Banyak Perusahaan Besar BALARAJA—Sebuah terobosan besar yang dilakukan SMK Mandiri 02 [...]  Read More →
  • 30May

    Siswa SMK Mandiri 02 Balaraja, Kabupaten Tangerang mengikuti ujian dengan menggunakan android.

    (news, SMA, SMK01, SMK02) No Comments
    TANGERANG CERDAS UJIAN GUNAKAN ANDROID: Siswa SMK Mandiri 02 Balaraja, Kabupaten Tangerang mengikuti ujian dengan menggunakan [...]  Read More →
  • 24May

    Sekolah Mandiri Menjadi Sorotan Media Lokal Maupun Nasional

    (news, SMK02) No Comments
      Sekolah Mandiri Menjadi Sorotan Media Lokal Maupun Nasional Dalam membangun pendidikan, perlu adanya upaya upaya [...]  Read More →
  • 24Mar

    Antara Nasi Dan Literasi

    (SMA) No Comments
    Antara Nasi Dan Literasi   Bangsa kita konon katanya berada pada peringkat negara dengan sebutan masyarakat kategori [...]  Read More →
  • 23Jan

    Study Banding Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar ke Sekolah Mandiri

    (news, SMA, SMK02, Utama) No Comments
    Study Banding Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar ke Sekolah Mandiri   Tepat pada hari senin, tanggal 22 januari 2018. [...]  Read More →
Back to Top